Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN PMD)
Universitas Mataram bersama pemuda-pemudi Desa Tanjung Luar menggelar aksi clean
up di kawasan hilir muara Kampung Tengah, Desa Tanjung Luar, pada Sabtu,
10 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari
warga setempat, perangkat desa, aparat keamanan, hingga siswa-siswi sekolah.
Kepala Desa Tanjung Luar, Daeng Saiful Rahman,
menilai kegiatan tersebut sebagai langkah edukatif yang sederhana namun
berdampak nyata. Ia menyampaikan bahwa aksi clean up mampu mengajarkan
masyarakat pola hidup bersih sekaligus menjadi pembelajaran bagi pemerintah
desa dalam mengatasi persoalan sampah, baik sampah kiriman maupun sampah rumah
tangga.
Ketua Pemuda Desa Tanjung Luar, Karhi, menyebut
kegiatan ini sebagai langkah kecil yang menjadi awal menuju gerakan yang lebih
besar dalam kepedulian terhadap lingkungan. Ia berharap masyarakat semakin
sadar akan pentingnya menjaga lingkungan serta dapat melanjutkan ide dan
gagasan yang telah digagas oleh mahasiswa KKN untuk keberlanjutan ke depan.
Sementara itu, Ketua KKN PMD Unram, Aldin,
mengungkapkan rasa syukur atas keterlibatan dan antusiasme masyarakat dalam
kegiatan tersebut. Menurutnya, meskipun permasalahan sampah belum sepenuhnya
terselesaikan, kegiatan ini setidaknya mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat
agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Dari tingkat kewilayahan, Kepala Wilayah Kampung
Tengah menyampaikan bahwa program clean up muara memberikan dampak
yang sangat positif bagi warga Dusun Kampung Tengah RT 02. Ia menyatakan bahwa
setelah kegiatan tersebut, warga sudah tidak lagi membuang sampah di lokasi
muara, sehingga kawasan menjadi tidak berbau dan lebih nyaman dipandang berkat
tumbuhnya kesadaran bersama.
Apresiasi juga datang dari unsur keamanan.
Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Luar menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa
KKN Unram atas kegiatan bersih muara yang dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan
tersebut sangat positif karena mampu mendorong masyarakat untuk menyadari
pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
Hal senada disampaikan Babinsa Desa Tanjung Luar.
Ia menilai kegiatan clean up di muara lebangan sebagai kegiatan yang
sangat positif, tidak hanya karena menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi
juga mampu menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang mulai pudar. Selain
itu, kegiatan tersebut berhasil menyatukan berbagai kalangan masyarakat dan
menciptakan suasana kebersamaan yang cair. Ia berharap kegiatan serupa dapat
ditiru oleh mahasiswa KKN berikutnya yang bertugas di Desa Tanjung Luar.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN PMD Unram
berharap aksi bersih muara tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata,
melainkan menjadi awal perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan
dan kelestarian lingkungan pesisir Desa Tanjung Luar.
0 Komentar