Optimalisasi Kawasan Wisata Jadi Program Utama Mahasiswa KKN PMD Unram di Tanjung Luar

 

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN PMD) Universitas Mataram melaksanakan program penataan kawasan wisata dermaga penyeberangan di Desa Tanjung Luar sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kawasan wisata yang selama ini belum tertata dengan optimal. Program ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan mahasiswa melihat belum tersedianya waiting area bagi wisatawan, masih banyaknya sampah di sekitar dermaga, jalur wisatawan yang bercampur dengan aktivitas warga lokal, serta minimnya penerangan pada malam hari.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN PMD Unram melakukan penataan sederhana namun fungsional dengan membangun gate keluar-masuk kawasan wisata dan mengatur jalur wisatawan agar lebih tertib. Selain itu, mahasiswa juga menyediakan tempat duduk dari ban bekas yang difungsikan sebagai kursi tunggu bagi wisatawan yang menanti keberangkatan kapal. Area ini dirancang sebagai waiting area guna meningkatkan kenyamanan wisatawan. Untuk mendukung aktivitas di malam hari, mahasiswa turut menambahkan lampu bergaya kafe sebagai penerangan, sehingga kawasan dermaga menjadi lebih aman dan memiliki suasana yang lebih menarik.

 

PROTOTYPE DESAIN

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN PMD) Universitas Mataram melaksanakan program penataan kawasan wisata dermaga penyeberangan di Desa Tanjung Luar sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kawasan wisata yang selama ini belum tertata dengan optimal. Program ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan mahasiswa melihat belum tersedianya waiting area bagi wisatawan, masih banyaknya sampah di sekitar dermaga, jalur wisatawan yang bercampur dengan aktivitas warga lokal, serta minimnya penerangan pada malam hari.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN PMD Unram melakukan penataan sederhana namun fungsional dengan membangun gate keluar-masuk kawasan wisata dan mengatur jalur wisatawan agar lebih tertib. Selain itu, mahasiswa juga menyediakan tempat duduk dari ban bekas yang difungsikan sebagai kursi tunggu bagi wisatawan yang menanti keberangkatan kapal. Area ini dirancang sebagai waiting area guna meningkatkan kenyamanan wisatawan. Untuk mendukung aktivitas di malam hari, mahasiswa turut menambahkan lampu bergaya kafe sebagai penerangan, sehingga kawasan dermaga menjadi lebih aman dan memiliki suasana yang lebih menarik.

Kepala Desa Tanjung Luar, Daeng Saiful Rahman, menyampaikan bahwa penataan jalur wisata yang dilakukan mahasiswa KKN menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya tarik wisata. Menurutnya, penataan tersebut berpotensi mendukung pengembangan jalur wisata menuju Pantai Pink sebagai salah satu destinasi unggulan daerah.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tanjung Luar, Ali. Ia mengungkapkan bahwa program penataan dermaga yang dibawa oleh mahasiswa KKN sangat membantu dalam menciptakan suasana baru di kawasan dermaga. Ia berharap program tersebut dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat.

Ketua KKN PMD Unram, Aldin, menjelaskan bahwa program penataan kawasan wisata dermaga dilaksanakan atas dasar keprihatinan terhadap kondisi dermaga penyeberangan yang belum tertata dengan baik. Ia berharap adanya perhatian dan atensi lebih dari pemerintah daerah agar kawasan wisata lokal, khususnya dermaga penyeberangan, dapat dikelola dan dikembangkan secara lebih serius.

Sementara itu, salah satu boatman, Yudi, menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN PMD Unram atas pembangunan gapura keluar-masuk kawasan dermaga. Menurutnya, keberadaan gapura tersebut membantu memisahkan jalur tamu dan warga lokal sehingga aktivitas di dermaga menjadi lebih tertib dan tidak lagi bercampur aduk.

Melalui program penataan kawasan wisata ini, mahasiswa KKN PMD Unram berharap kawasan dermaga penyeberangan Desa Tanjung Luar dapat berkembang menjadi kawasan wisata yang lebih nyaman, tertata, dan berdaya saing. Ke depan, masyarakat sekitar bersama pelaku UMKM juga berencana mengembangkan kawasan tersebut sebagai sentra kuliner guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

 

Posting Komentar

0 Komentar